PENTING !

Harry Benjamin's Syndrome sesuai dengan peraturan standar internasional, harus dinyatakan oleh 2 orang psikiater atau 1 orang psikiater dengan 1 orang dokter. Tidak ada Jalan Pintas dalam berjalan dengan Harry Benjamin's Syndrome. Untuk bergabung dengan Support Grup dan mengetahui para ahli-ahli medis yang kami rekomendasikan, anda dapat menghubungi kami lewat Email : HBS.Indonesia@gmail.com.

Selasa, 10 Januari 2012

Pertanyaan-Pertanyaan Seputar Harry Benjamin's Syndrome (1)

 1. Tanya: Saya bingung dan sangat menderita, apakah saya laki-laki atau perempuan? Tubuh saya memiliki ciri-ciri tubuh lelaki/perempuan tetapi saya yakin sejak kecil bahwa saya adalah perempuan/laki-laki. Jadi, sebetulnya saya ini laki-laki atau perempuan?

          Jawab: Kemungkinan besar Anda adalah seseorang yang dilahirkan dengan kondisi transseksual atau yang saat ini disebut Harry Benjamin’s Syndrome.






2. Tanya: Bagaimana caranya agar saya tahu bahwa saya mengidap Harry Benjamin’s Syndrome?


  Jawab: Pertama-tama, Anda harus datang dan berkonsultasi kepada seorang psikiater untuk memastikan apakah kondisi Anda adalah Harry Benjamin’s Syndrome atau bukan. Psikiater akan mengajukan pertanyaan-pertanyaan untuk menggali lebih dalam tentang apa yang Anda alami. 

3. Tanya: Apakah saya gila sehingga harus datang dan berkonsultasi kepada psikiater? Setahu saya, psikiater adalah dokter ahli jiwa yang menangani pasien-pasien sakit jiwa.

Jawab: Jangan khawatir, Anda waras dan baik-baik saja. Konsultasi dengan psikiater dibutuhkan justru untuk melihat apakah Anda mengidap Schyzophrenia (kegilaan) dan/atau gangguan mental lain yang lebih ringan seperti psikosis dan neurosis; ataukah Anda sebetulnya mengalami kondisi Harry Benjamin’s Syndrome.



4. Tanya: Berapa lama saya harus berkonsultasi dengan psikiater? Saya sudah tidak tahan menanggung penderitaan ini lebih lama lagi. Orang-orang di sekeliling saya selalu menghina, mengolok-olok, mencaci-maki dan mengucilkan saya karena diri saya dianggap tidak jelas, melawan takdir, dosa, dan lain-lain.


Jawab: Lamanya proses atau sesi konsultasi dengan psikiater berbeda-beda bagi setiap orang, tergantung pada cukup/tidaknya data yang dikumpulkan oleh psikiater untuk membuat diagnosa atau kesimpulan, juga tergantung pada kerjasama Anda dengan psikiater tersebut.

5. Tanya: Tapi mencari psikiater yang ramah dan mau menangani kasus saya sangat sulit. Beberapa kawan senasib yang pernah mencoba ke psikiater bercerita bahwa mereka dilempar ke sana-sini oleh beberapa psikiater. Jadi saya harus bagaimana?


Jawab: Mencari psikiater yang ramah, memahami persoalannya serta bersedia menerima dan menangani kasus ini memang sulit, tapi bukan berarti tidak ada psikiater yang baik seperti itu. Anda harus tetap maju terus berupaya mencarinya, bisa lewat rujukan dokter/rumah-sakit, bisa lewat kawan-kawan yang pernah ke psikiater ramah tersebut, bisa juga lewat referensi yang benar, terpercaya dan akurat di situs-situs internet. 


INGAT: Hindari jalan pintas dalam berjalan dengan Harry Benjamin's Syndrome, sebuah proses yang memang tidak mudah. Hubungi kami jika ingin bergabung dengan Support Grup.

3 komentar:

  1. Bagaimana saya bisa bergabung untuk kampanye ini?

    BalasHapus
  2. Dear Ajeng, Selamat Tahun Baru, sudah 1 tahun kita tidak berjumpa ya setelah hari ham di Jogja. Untuk sekarang Ajeng bisa ikut men-Share kan Blog ini supaya semakin banyak orang yang mendapat informasi ini.. Kalau Ajeng mau ikut menyumbang pendapat berupa tulisan juga saya sangat senang :)

    Terima kasih atas apresiasi dan dukungan nya.

    Salam,

    Vien

    BalasHapus
  3. Salam Vien, Selamat Tahun Baru juga. Saya tertarik untuk menulis ulang atau share ide dengan bahasa yang lain dan ide yang lebih spesifik serta tulisan pendek agar audiencenya bertambah. Saya juga blogger loh, Vien.
    Sila jalan-jalan ke blog saya.
    Pengen ketemu kamu lagi (karena aku lupa, kamu yang mana ya??? hehehehe)

    BalasHapus